Materi Pokok Menjadi Pembaca Efektif
KD 3.15 Bahasa Indonesia Kelas VII SMP
1.
Membaca dan Mengenali Unsur Pembangun Buku
Nonfiksi
Membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca kita
dapat merengkuh dunia. Begitu banyak kata bijak yang menyarankan kita banyak
membaca buku. Bukan sekadar membaca facebook
atau sms dari berbagai ponsel pintar
kita. Secara garis besar buku yang kit abaca dikelompokkan menjadi dua bagian,
yaitu buku fiksi dan buku nonfiksi. Buku fiksi berisi gagasan/ide/perasaan
penulis yang bersifat fiktif imajinatif. Buku fiksi perlu kita baca untuk
menambah wawasan, memupuk minat baca, dan kreativitas. Sementara buku nonfiksi
memaparkan ilmu pengetahuan baik secara teknis maupun secara popular.
Mengenali unsur buku
Buku memiliki bagian-bagian yang harus
dikenali. Lakukan kegiatan berikut untuk mengenali bagian-bagian buku.
Kegiatan kritis-kreatif
- Pilihlah sebuah buku fiksi dan nonfiksi (ilmu pengetahuan popular)
- Tulislah bagian-bagian yang ada pada kedua buku tersebut
- Diskusikan persamaan dan perbedaan bagian buku fiksi dan nonfiksi
2.
Merangkum Buku
Pengertian Rangkuman
Rangkuman disebut juga sebuah ringkasan. Rangkuman adalah hasil menyarikan semua gagasan pokok/intisari suatu karangan atau buku menjadi bentuk yang ringkas atau pendek. Rangkuman tidak boleh mengubah ide pokok (gagasan pokok) teks aslinya.
Langkah Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok
Panduan praktis merangkum buku berdasarkan gagasan pokok
- Bacalah informasi umum buku, seperti judul, pengarang, penerbit. Jika berupa artikel, catatan nama pengarang, nama media, tanggal terbit.
- Ketahui secara umum isi buku melalui daftar isi dan kata pengantar.
- Buku yang baik memiliki susunan berpikir yang terurai dengan baik dalam bab dan subbab. Setiap subbab dijabarkan ke dalam paragraf. Setiap paragraf memiliki satu pemikiran utama.
- Berdasarkan butir (no.3) maka kita dapat merangkum bacaan dari pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam setiap paragraf.
- Merangkum bacaan dapat dilakukan dengan menyusun pokok pikiran atau gagasan utama setiap paragraf.
- Format merangkum dengan teknik menantukan gagasan utama dan gagasan rincian adalah sebagai berikut:
a. Judul buku :
b. Judul bab :
c. Judul subbab :
d. Gagasan utama setiap paragraf dalam subbab:
Paragraf 1 :
Paragraf 2 :
Paragraf 3 :
dan seterusnya
7) Gagasan setiap paragraf dapat diungkapkan
dalam satu kalimat. Merangkum bacaan dapat dilakukan dengan menyusun setiap
kalimat yang menjadi gagasan utama/pokok pikiran setiap paragraf ke dalam satu karangan.
Contoh cara merangkum
|
Judul buku : karena buku senikmat susu Pengarang : Elly Damaiwati DAFTAR ISI Membaca,
Tradisi Meningkatkan Ilmu Pengantar Penulis 10 Membaca,
Budaya Cerdas KH. DR. Mu’inudinillah Bashri, MA 16 BAB 1 Rendahnya
Minat Baca 19 Alif kecil
dan buku kumalnya 20 Everyday is reading day 22 Payahnya minat baca anak bangsa 27 Factor yang mempengaruhi rendahnya minat baca 29 BAB 2 Mengembangkan
Minat Baca Anak 37 Berasal dari minat 38 Perkembangan minat baca pada anak 52 Pengembangan minat baca pada anak di lingkungan
keluarga 78 BAB 3 Bagaimana
Menjadikan Sang Anak Pecinta Buku 91 Profil keluarga pecinta buku 92 Strategi mengembangkan minat baca pada anak sejak
belum membaca hingga mampu membaca 130 Mengembangkan minat baca pada anak yang telah mampu
membaca 157 Permasalahan-permasalahan yang dihargai dalam
mengembangkan minat baca anak 172 Pola asuh orang tua dalam mengembangkan minat baca
pada anak 182 Catatan
Penutup 191 Daftar
Pustaka 195 Tentang
Penulis 199 |
Dari judul tersebut, kamu buat pertanyaan untuk tiap subbab lalu kamu
tulis isi jawabannya setelah kamu membaca.
Mengajukan Pertanyaan
PERTANYAAN
Bagaimana mengembangkan minat baca anak?
Darimana awal minat baca?
Bagaimana perkembangan minat baca anak?
Bagaimana pengembangan minat baca anak di keluarga?
Mencari jawaban pertanyaan di buku yang dibaca
Ada tiga cara mengembangkan minat baca anak. Cara pertama….
Awal mengembangkan minat baca anak adalah….
Perkembangan minat baca anak adalah….
Pengembangan minat baca anak di keluarga dilakukan dengan cara…
Jawaban pertanyaan-pertanyaan yang kamu ajukan adalah pokok-pokok isi buku yang akan kamu gunakan untuk merangkum.
Contoh kutipan rangkuman buku fiksi
Nono ketakutan. Kenapa dia tersesat di dalam sebatang pohon kenari. Padalah dia hanya ingin mengambil sepedanya yang tersandar di sana. Ada anak berkulit htam misterius yang memancingnya ke sana. Nono ingin keluar. Tapi di dalam pohon itu, membentang duni berbeda. Dia tiba di zaman Belanda.
Setelah itu, Nono bertemu dengan gadis bermata biru cantic yang bisa berubah menjadi burung kenari. Nono harus berperang melawan gerombolan Semut Hitam. Nono ingin sekali kembali ke rumah kakek buyutnya yang nyaman di Wlingi. Tapi sulit dia bisa kembali karena dia harus memimpin sebuah perang mencekam di dunia misteri itu. Berkat kegigihannya Nono bisa mengalahkan semua rintangan di dunia misteri dan kembali ke dunia nyata dan kembali ke rumah nenek buyutnya.
Langkah Merangkum dengan Pemetaan Pikiran
Langkah yang harus dilakukan untuk merangkum dengan pemetaan pikiran
diuraikan berikut.
- Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul tersebut
- Buat cabang utama terkait topik tadi misalkan ap definisi mind map, bagaimana otak bekerja, apa itu kesuksesan, latihan apa yang bisa dilakukan dan bagaimana aplikasinya
- Teruskan dengan membuat cabang-cabang utama lainnya dan gunakan warna berbeda
- Ingat beri label satiap cabang hanya dengan kata kunci saja. Semakin sedikit semakin baik. Kalian mencatat bukan untuk menghafal melainkan untuk memahami dengan bahasa sendiri
- Selanjutnya dari setiap cabang buat sub cabang untuk hal-hal yang saling berhubungan
- Gunakan garis-garis lengkung dan alur yang nyaman dibuat. Tidak ada aturan khusus dalam membuat peta pikiran
- Jika ada hal-hal yang berhubungan pada sub yang berbeda, kalian bisa menarik garis sebagai pengingat adanya kaitan antara kedua hal tersebut.
Menelaah
Unsur Buku dan Membuat Komentar
a)
Unsur-unsur
Buku Fiksi dan Nonfiksi yang Dapat Dikomentari
Unsur Buku Nonfiksi
yang dapat dikomentari
1) Bagian
cover buku
2) Rincian
subbab buku
3) Judul
subbab
4) Isi
buku
5) Cara
menyajikan isi buku
6) Bahasa
yang digunakan
7) Sistematika
Unsur Buku Fiksi
1) Bagian
cover buku
2) Rincian
subbab buku
3) Judul
subbab
4) Tokoh
dan penokohan
5) Tema
cerita
6) Bahasa
yang digunakan
7) Penyajian
alur cerita
b) Pertanyaan Pemandu untuk Mengomentar
Mengomentari isi buku sebenarnya adalah bagian dari kegiatan membuat resensi buku yang akan dipelajari di kelas yang lebih tinggi. Yang dinilai adalah segi kelebihan dan kekurangan buku Hal-hal yang bisa dikomentari pada buku fiksi dan nonfiksi dipaparkan berikut.
Langkah untuk dapat menilai buku nonfiksi adalah dengan membaca buku yang akan dinilai. Saat membaca, jawablah pertanyaan berikut:
Buku Nonfiksi
- Apa judul dan tema buku?
- Apa bidang ilmu yang dibahas dalam buku?
- Apa garis besar isi buku? Apa isi tiap bab?
- Apakah buku ditunjang oleh gambar/foto, ilustrasi, tabel. grafik? Apakah cukup membantu memperjelas?
- Bagaimana penulis merinci menjadi subbab buku? Apakah sistematika mudah diikuti?
- Apakah bahasanya mudah dipahami?
- Bagaimana penulis membuka dan mengakhiri tulisannya?
Buku Fiksi
Langkah untuk dapat menilai buku fiksi adalah dengan membaca buku yang akan dinilai. Saat membaca, jawablah pertanyaan berikut:
- Bagaimana judul dan tema dikembangkan? Apakah ada keunikan?
- Bagaimana pengarang mengembangkan latar cerita?
- Bagaimana pengarang mengembangkan tokoh dan watak tokoh?
- Bagaimana pilihan kata yang digunakan pengarang?
- Apakah kalimat-kalimatnya memiliki keunikan dan kekuatan untuk membangun cerita?
- Tokoh mana yang paling kamu sukai dan mengapa?
LATIHAN
Materi Pembelajaran :
Menjadi Pembaca Efektif
Kelas : VII
Hari/tanggal :
Nama
Peserta Didik :
- Cari contoh buku fiksi dan nonfiksi. Buatlah rangkuman buku tersebut dengan teknik pemetaan gagasan pokok.
- Cari contoh buku fiksi dan nonfiksi. Buatlah rangkuman buku tersebut dengan teknik pemetaan pikiran
